Latest Entries »

HEBOH!!! SALAH SATU JAMBU TERMANIS DI NEGERI INI

jambu deli2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Malem2 kok dapet suguhan jambu Madu Deli dari mas Muh Khoirul Soleh. Wuiihh gede dan manisnya nggak ketulungan! Muantap tenan. Bahkan kulit tipis/ arinya pun berasa manis, Tidak sepet seperti jambu yang lain. Daging buahnya juga tidak sepo (bergabus). Nikmat terasa ketika kerenyahan daging buahnya yang mengkal begitu tebal dan tanpa biji langsung berbunyi; “krakk!” saat dimakan. Manisnya yang lebih dari 12 brix itu langsung menyebar merata…mak nyesss… ….bak direndam gula……uuu sedapnyaaa….
Rasanya yang sangat manis menunjukkan ini termasuk dalam jenis jambu Semarang (Syzygium samarangense).
Wah pokoknya, dibandingkan buah yang lain, rasanya jenis buah jambu2 Semarang mampu menarik perhatian saya sudah sejak saya kecil. Selain kelebihan rasanya yang dari sononya memang manis dibandingkan dengan kerabat dekatnya seperti jambu Air (Syzygium aqueum) dan jambu Bol (Syzygium malaccense), juga rada mudah dilacak asal usulnya. Apalagi dulu bapak saya punya kebun koleksi jambu di Indramayu. Sayang , sepeninggalan bapak saya kebun dikelola kakak saya yang tukang Insinyur Pertanian Sam Samsudo dan suka banget mangga. Berjenis-jenis jambu Semarang pun terpinggirkan oleh lebatnya pohon mangga Indramayu yang ditanam disela2nya.
Makanya saya terus terang kaget banget ketika pertama kali di Pekan Flori dan Flora di Jogja tahun lalu lihat ada jambu Semarang tapi kok asli berasal dari Deli. Woalah mumet saya…….rasanya tidak ada sejarah catatannya jambu Semarang telah dikembangkan lama di sana.
Jadi kemungkinan besar asal usulnya kalo tidak dari Jawa ya introduksi. Lho kok? Tebakan saya jlas introduksi karna sepertinya sudah diotak-atik hingga jadi keren gini. Introkduksi pun cuma terbatas dari 3 negara penyilang jambu top: Taiwan, Thailand atau Malaysia. Menilik dari namanya kok rasanya hanya Taiwan dan Malaysia ya yang suka pakai kata ‘madu’. Hanya saja dibandingkan Taiwan, Malaysia jelas kalah jauh untuk urusan jambu .
Jadi kayaknya sich Taiwan asal muasal jambu super manis ini! Taiwan yang telah merajai pasaran jambu dunia.
Seperti yang saya ceritakan dulu, jambu Semarang bisa sampai di Taiwan dibawa oleh orang Cina keturunan dari daerah Tasikmalaya yang lari ke Taiwan dikejar2 penjajah Jepang kala itu. Gara2 ini, justru Taiwan melahirkan banyak Milyader dari berkah buah jambu Semarang.
Trus coba iihat aja tampilan warnanya…….indah mirip Jambu Kaget kita kan (jambu yang bikin terkaget2 orang saking manisnya)?? Yaitu dengan warna hijau semburat merah. Manisnya ternyata sudah lebih manis, super manis dan bisa bikin kita lebih terkaget-kaget lagi bila merasakannya. …..hehhehee…
Nah, kalo bener jambu Madu dari Taiwan…..perawatan maxi adalah hal wajib untuk jambu hibrid ini……..harus perawatan number 1……sehingga akan didapatkan jambu Madu Deli yang super manis, super besar, super genjah, super produktif, dan super2 lainnya termasuk berbuah tanpa musim…….nggak heran harga jambu ini pun masih tergolong super mahal lho……makanya hayoooo super cepet nanem bibitnya….xiixiiii…….#ngarep

Dan terus terang, gara2 melesatnya grup Perkebunan Buah di FB maka terkadang saya bingung kalo dapat topik bagus, mau dimasukkan ke grup ini apa di akun FB bisnis saya Buah-buah Impian ya? Nah, seperti 2 hari yang lalu saya membahas cantiknya jambu MADU DELI HIJAU di status Buah-buah Impain, ternyata saya baru nyadar hari ini, ada nara sumber penting yang tertinggal…..dimana kalo kemarin saya kesulitan mencari asal usul jambu Madu Deli, sekarang dari beliau jadi jelas semua…..dialah yang membuat jambu Madu Deli jadi booommm!!! Membuat kita kenal dengan jambu super ini. Beliau adalah pak Sunardi Mulia Tani yang barusan kita masukkan jadi anggota baru grup kita ini. Makanya saya akan copy paste status saya itu di sini dengan latar foto-foto exclusive milik pak Sunardi yang sudah saya minta ijinnya. Siapa tahu akan tercapai misi grup kita ini: memancing perkebunan besar mengkebunkannya!!!! Terima kasih, salaaam.

Ini foto exclusive milik pak Sunardi Mulia Tani yang menunjukkan kecantikan Jambu Madu Deli Hijau (1), produksi tinggi meski tabulampot (2) dan super genjah (cepet berbuah) meski masih bentuk bibit buah (3).

MDH1MDH2MDH3

TANPA SERAT, LUMER DI MULUT

Mangga Mahathir

Hadewww……bagi saya kampaye Capres kali ini jadi latihan untuk gaya penulisan saya agar lebih kaya warna. Panas, ugal2an dan keras! Namun bener kata om Roy AlBachri….lama2 ‘nek’ juga baca2 black campaignnya…….masak berita yang udah jelas bener kok dibolak-balik jadi gelap gitu…..hehhee. Apalagi baca analisa orang macam bang Napi yang mendadak terkenal….mau muntah rasanya…..aroma jahatnya krasa banget…..wkkwkkk. Tapi itu lah politik, meski begitu, ini bisa membuka wawasan saya akan persaingan dalam menciptakan krisis gaya mestakung. Luar biasa…..

Saya akhirnya ngerti jugak tentang siklus hidup sebuah produk bibit……katakan lah seperti mangga Mahathir ini……dengan rekor berat mencapai 4 Kg. Wooww….gede banget kan? Dimana di awal kemunculannya, bibitnya pernah membuat saya kelabakan……bukan cuma laris, tapi sangat laris. Bayangkan saya pernah jual bibitnya ukuran 1 m lebih dengan harga 1,5 Juta rupiah, bok. Tapi entah lah, tiba2 harganya turun anjlok tak terbendung……waktu itu saya pikir karna banyak yang ngobral bibitnya, ternyata saya salah. Turunnya akibat isu bahwa mangga Mahathir rasanya ‘masam’……woalah kok bisa??…..berkali2 saya nyobak menjelaskan, tapi sangat sulit…..terlanjur menyebar……..secepat virus kampaye hitam tadi…..

Bagaimana mungkin rasanya masam?……..dengan durasi kematangan yang lama…..mangga ini mampu mengumpulkan dalam tiap mili daging buahnya rasa manis yang dahsyat. Sehingga syarat makannya memang harus matang sempurna (terkadang kita nggak sabaran, main comot aja). Tapi tidak manis tok seperti Arumanis, Tuhan menambah kesegaran alami di dalam buah ajaib ini yaitu sedikit rasa masam dan warna daging buahnya yang orange menggoda. Hanya saja seperti pahitnya durian Musangking jugak…….rasa masamnya itu tersimpan di tengah sehingga langsung tertelan oleh gulungan ombak rasa manis tadi. Ya ampun… mak nyess….saking nikmatnya, besarnya buah jlas tidak menghalangi Anda untuk menghabiskan sendirian……qiiqiiii…..

Masak sampai segitunya sich?…..apa istimewanya? Mau tahu?……Sebenarnya ini rahasia yang saya simpan lama untuk melayani pembeli bibit langsung saya. Dulu saya menyatakan tersamar dalam diskripsi saya sebagai buah yang khusus untuk manula. Lho kok?….yah, karna daging buahnya begitu lembut…..hampir tanpa serat. Anda tak perlu mengunyahnya…..keren kan! Saat buah itu masuk ke mulut sampeyan, dan terasa manisnya muncrat….tak terasa, daging buahnya yang tebel banget tiba2 LUMER kayak coklat….meluncur…..langsung tertelan begitu saja. Tenggorokan Anda pun seperti dipenuhi cairan2 manis yang menyebar merata. Cleguk……Wuiihhhh…..membikin kita pingin makan terus dan terus…….jadi lapeeerrrr…

10508455_1436382979978496_1761957732_n

Pantesan ya, Tuhan menciptakan buah sebagai makanan spesial Surga…..jan uenak tenan ki!

MANGGA MAHACHANOK (MC)

MANGGA “PELANGI DNG RASA SURGAWI”

 

MC


Kesempurnaan sebuah mangga.
Ok, daripada bosen baca berita ontrang-ontrang politik terus…..ayo kita bahas aja mangga heboh yang masuk jajaran mangga terindah dan terenak di dunia ini.
Meski terus-terang – maaf – di sini pun dibahas jugak pertarungan yang makin sengit antara 3 negara papan atas antara Thailand, Malaysia dan Taiwan….hehhhee…..podo wae….yaitu untuk mendapatkan buah silangan exotis paling top, tentunya dengan tujuan export bener-bener tak terelakkan. Dan kita di sini masih tenang2 saja, bah! Dalam hal ini, para penyilang bener2 dimanjakan kerajaan/ negara masing2 dengan dana trilyunan sehingga mereka pun lepas landas mencari plasma nutfah di seluruh dunia. Bau pertarungan pun ada di mana-mana. Saya sampek pernah terbengong-bengong ketika seorang tukang tour & travel memborong bibit-bibit buah exotis saya tanpa nanya harganya. Baru setelah tahu dia adalah utusan dari salah satu dari 3 negara tersebut, langsung deh dengan semangat “nasionalisme” saya sembunyikan yang memang perlu disembunyikan…….hehhhee….menyelamatkan asset negara. Tapi betapa kecewanya saya saat mengantar orderan, mereka juga memborong banyak bibit dari pembibitan lain. Hadewww…..

Katakan lah untuk buah Mangga, mereka mengincar mangga dari tanah nenek moyangnya mangga seperti India dan Pakistan, atau jawaranya dulu dalam expor mangga seperti Phlilipina dengan mangga Carabaonya yang bisa dimakan bak pisang, juga negara dengan koleksi mangga yang luar biasa indah seperti Amerika dau Ausi. Kita terkadang nggak dilirik….hehhhee….wong mangga kita yang umumnya berwarna kulit hijau jelas sulit di ekspor…..lebih detail baca blog saya: http://www.bibitbuah.com/2010/11/green-is-sweet-mister.html

Dan mangga Mahachanok adalah pencapaian Thailand yang dahsyat. Diawali dengan kebanggaan akan buah lokal asli….maka lewat Tew-Thong Farm di Chieng Mai sono mereka ingin menjadikan mangga golek Bangkok atau Nangklangwan jadi andalan ekspor. Bukan lagi cuma jago kandang tok. Eeee….kita di sini masih teriak ‘selamatkan buah lokal!’, bukannya dimuliakan/ diperbaiki. Mangga Nangklangwan yang bisa dimakan muda atau manenda ini jangan ditanya kalo dah matang….mak Nyuss……dengan daging buahnya yg tebel sangat lembut terasa bertepung kayak mangga Indramayu dan bentuknya yang memanjang lebih gendut dibanding golek India sekalipun. Sehingga yang diperlukan untuk menyempurnakannya adalah warna kulit buah yang harus menarik dan aroma yang merangsang yang disukai pasar luar negeri. Alhamdulillah, sempat melirik ke mangga Gedong Gincu kita. Namun pilihan pun akhirnya jatuh pada mangga-mangga Amerika yang jelas keturunannya….hehhee….

Hasilnya didapatkan mangga Mahachanok yang menghebohkan dunia! Bahkan Raja Bhumipol Adulyadej sendiri yang memberinama Mahachanok (Bapak Yang Agung) dan sempat beberapa waktu hanya menjadi koleksi kerajaan saja saking eunaknya. Mangga Nam Dok Mai yang terkenal saat itu dengan manis polosnyapun dilibas. Sayang ketertutupan Thailand dalam menjaga rahasia silangan membuat spekulasi beredar tentang mangga-mangga apa yang akhirnya jadi pasangan Nangklangwan? Banyak gossip….hehhhee….kayak selebritis aja. Sempat terdengar selentingan mangga Mexican. Baru setelah Mahachanok mampu menembus dan merajai pasar Jepang……..eh orang-orang Amrik ikut2an penasaran dan melakukan semdiri test DNA, hasilnya mangga Sunset yang berwarna merah golden dipastikan menjadi salah satunya. Padahal mangga Sunset adalah hibrida hasil silangan dari mangga Haden dan kultivar Amini. Tak ayal mangga Sunset dan Haden pun kembali turut terdongkrak pasarnya….wooow…..luar biasa efeknya!

Apa sich istimewanya mangga Mahachanok ini yang membuat geger??? Yaitu pada keseimbangan sempurna antara rasa manis, mentega, asam, rasa lezat, tak ada serat, aroma harum yang kuat, dan daya tarik keseluruhan.. Profil rasa yang sangat kompleks. Ini membuat orang ketagihan. Dimana bentuk buah memanjang dan warna kulitnya yang bak pelangi berubah dari hijau ke warna kuning-oranye, ungu dan merah saat matang…..sensaisional cantiknya. Dan menurut saya, rasa mangga Mahachanok seperti durian Musangking yang bergulung2 rasanya, dimana rasa masam segarnya terletak di tengah. Banyak yang menyebutnya sebagai rasa Surgawi, yang akan muncul saat buah sudah matang, pada gigitan pertama rasa manis madu daging buah yang mencapai 18 briks ini (disertai semerbak aroma buah yang harum} akan terasa mencair pada lidah yang perlahan akan memunculkan rasa agak asam dan secara ajaib akan berubah memuncratkan kembali rasa manis nis pada kunyahan berikutnya yang nendang menjelang dan saat ditelan. Oh bener-bener nikmat Surga……cleguk….woalah, biyunggg…..enak tenan!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 119 pengikut lainnya.