TINGGAL PERES!
Pilih bibit buah yg ter update atau lebih unggul dari yg sebelumnya……misal Jeruk Nipis Seedless (tanpa biji) ini. Tinggal Peresss……tanpa susah cari saringan………
Bentuknya kalo masih hijau lucu kayak ulat dan panjaang (ada yang sampe 10 Cm, sesuai namanya ‘Long blue murbei’). Dulu waktu kecil kita memakan buahnya aja (daunnya untuk ulat sutra) yang kecil-kecil dan rasanya masam/kecut. Sekarang ada yang lebih besar dan rasanya bukan main manisnya bila sudah berubah warna jadi merah sampai kehitaman. Asli dari Amrik!
Sedangkan kalo pingin bibit atau tabulampot, tapi sdah berbuah maka lihat tampilan Long Blue Murbei (Murbei Amerika Jumbo yg Maniiiss) cangkokan ini yang sarat dengan buah. Tentunya Anda harus siap2 merogoh kocek lebiiiih dalam lagi……hehhheeeeee……….
Terlihat ukuran maximal buah Long Blue Murbai ini…….panjang benerkan si Amrik ini……blum lagi rasa buahnya yg manis nikmat……..menyegarkaaaaaaaaaann…………

Dulu kenangan waktu kecil, habis sekolah langsung naik pohon Duwet/Jamblang, bahkan sejak kecil saya dan teman2 tahu persis kalo tanpa dibungkus kita akan kalah cepet dng hama Kelelawar/burung dan penyakit, tak heran orang slalu salah bilang duwet rasanya sepet. Padahal manis banget bila matang bener2 sesuai julukannya si Anggur Jawa. Makanya saya langsung tertarik ketika ada Duwet tanpa biji, karna tidak perlu dikulum lagi tapi langsung leg…..NIKMAT….cara baru makan duwet…..
Saya kok tidak kaget lagi dng kritikan2 di on line yg menyatakan bahwa saya tidak ikut dalam “melindungi buah lokal’ kita. Tapi saya justru terkaget2 ketika kritikan itu disampaikan scr langsung. Kemarin, saat menjelang Magrib, saya kedatangan tamu yg tanpa ba bi bu langsung melontarkan kritikan2 itu. Ah, mungkin juga waktunya yg tidak pas, karena saya terburu2 mau Sholat. Sehingga saya pun mencari cara untuk menjawabnya secara singkat.
“Buah apa yang tidak Anda sukai?”, tanya saya kemudian.
“Sawo, emang kenapa?”
“Lho, justru saya yg harusnya bertanya pada Anda: kenapa Anda tidak menyukai sawo? Di beberapa negara sawo dianggap rajanya buah saking enaknya”
“Entalah……kayak Semangka aja lah, saya tidak suka masirnya. Membuat tidak nyaman di lidah”
“Kan ada yg tidak masir”
“Emang ada???”
“Ya ada. Namanya SAWO ALANO! Dengan perpaduan rasa manis sawo dan daging buahnya yg halus, sawo ini bisa dibilang yg terbaik di dunia”.
“Bukan lokal, ya?” tanyanya sambil mengeryitkan dahi. Rupanya dia mulai sadar arahan saya. Saya pun menganguk.
“Baik mana sama Sawo Manila kita?”
“Sawo Manila juga bukan milik kita, buah itu dibawa penjajah spanyol dari Meksiko dan dikembangkan di Philipina. Nah, negara ini tidak cuma berteriak melindungi aja, tapi juga “bekerja keras” memuliakannya sehingga didapatkan sawo-sawo super kelas dunia seperti sawo Alano itu. Makanya para chef pun merekomendasikannya untuk hidangan internasional”
Terdengar lamat2 suara azan, saya trus aja lari ke lemari es. Saya obok2 mencari sisa2 sawo Alano yg dipetik bulan lalu. Untung masih ada satu, dng kulit yg sudah agak kisut…….saya persilahkan tamu saya mencicipinya.
“Wuuuiiih beneeer!!! Eunaaak….” teriaknya spontan.
Sayaapun langsung kabuuur……ijin Sholat.
Bibit buah Sawo Alano dijual masih dalam jumlah terbatas, silahkan segera pesan!
Ketika ada pesanan bibit durian unggul dari luar negeri, maka yang terbayang pertama adalah durian ‘klangenan’ saya ini. Meski belum terealisasi ekpornya namun saya udah bangga dengan durian yg menurut istri saya sempurna ini! Dengan warnanya yg bak darah, aroma wanginya yg menyengat, rasanya yg lebih lembut dan maniiis, dan istimewanya itu lho kadar alkoholnya yg terkenal rendah. Dan kabarnya pula, bisa menyuburkan pasutri, gimana nggak subur, begitu Anda makan durian ini gairah Anda langsung kenceng……..bener kan kata istri saya….wkkkwkkkk……

Berhubung PENTING nya info ini yg sudah saya muat di halaman saya “Bibit Buah” dan banyaknya kesalahpahaman terhadap cherry yang satu ini. Maka perlu diketahui sekali lagi bahwa Cherry Barbados (Malphigia emarginata) alias Acerola adalah tanaman yang dianggap ajaib dan mengejutkan….selain bentuknya yang indah yang mirip apel mini, juga manfaatnya sebagai obat terhadap penyakit tertentu begitu luar biasa. Meskipun ternyata sebagai Cherry dianggap rada masam, namun itu bisa diatasi dengan dibuatnya dalam bentuk juice! Makanya sebagai bahan antioksidan yang tinggi, terutama yang disediakan sebagai juice tadi malahan lebih tinggi dibandingkan juice strawberry, juice anggur, bahkan juice apel sekalipun. Dan sangat kaya akan vitamin A dan C. Bayangkan aja….kandungan vitamin C dalam Barbados Cherry bisa mencapai 16.000 – 17.000 ppm, coba bandingkan dengan buah jeruk yang hanya mengandung 500 – 4.000 ppm. Top bangetkan!
Sehingga tak heran bila Barbados Cherry bisa mempercepat penyembuhan pilek dan flu, dan yang lebih terkenal meningkatkan kesehatan otak atau mencegah Parkinson’s disease yang mengerikan itu, juga menjaga kesehatan kulit (mencegah penuaan dini dan sebagai anti jamur). Sehingga bila pingin mencegah/ memperlambat kepikunan saat tua nantinya ya tanem aja Cherry yang bener2 woow ini!
Makanya nggak heran tanaman ini sudah dibudidayakan secara besar-besaran di negara Brazil dan Vietnam dengan dukungan Jepang yg memiliki jumlah manula yg terbilang besar di dunia.
Bibit buah Cherry Barbados ini sudah tersedia dalam bentuk cangkok maupun sambung pucuk.